Keluarga Sulaiman dan Yusnidar warga Gampong Tanjong, Kecamatan Idi Rayeuk, menghidupi 7 anak masih kecil. Tiga diantaranya memiliki keterbatasan diri yakni, Surya (19), Munira (16), dan Juanda. Dua lainnya, anak yatim yakni, Rizki (13), dan Lisa (6)

‘Pesawat’ Aceh Timur Terbangkan Sembako Kepada Keluarga Anak Disabilitas

acehbaru.com | Aceh Timur- Organisasi jurnalis di Aceh Timur, yang menamakan diri dengan Persatuan Wartawan Aceh Timur (Pesawat) ‘terbangkan’ bantuan sembako kepada fakir miskin dan memiliki tanggungan anak keterbatasan diri (disabilitas) Rabu, 13 Mei 2020

Bantuan sembako pertama disalurkan kepada pasangan Sulaiman dan Yusnidar di Gampong Tanjong, Kecamatan Idi Rayeuk. Sulaiman yang berprofesi sebagai pedagang ikan kecil-kecilan di Kuala Idi, menghidupi 7 anak yang masih kecil.

Tiga diantaranya memiliki keterbatasan diri yakni, Surya (19), Munira (16), dan Juanda. Dua lainnya, anak yatim yakni, Rizki (13), dan Lisa (6).  Yusnidar mengaku ketiga anaknya tersebut cacat sejak lahir. “saya sangat berterima kasih atas bantuan ini,”kata Yusnidar

Sementara itu, penerima bantuan kedua yakni keluarga kurang mampu di Desa Seuneubok Rambong, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, mereka adalah pasangan dari M Yusuf dan Rohani, memiliki anak yang Disabilitas yakni Nazaruddin (24).

Nazaruddin (24) anak Disabilitas anak pasangan M.Yusuf dan Rohani warga Seuneubok Rambong, Idi Rayeuk

Nazaruddin anak ke-7 dari 10 bersaudara, lumpuh dan tak mampu berjalan, akibat kakinya kecil sejak usia 15 tahun.

Ketua umum Pesawat Seni Hendri, mengucapkan terimakasih atas dukungan ketua pembina, ketua l, penasehat dan rekan seprofesi di Pesawat sehingga program penyaluran sembako kepada fakir miskin berjalan sesuai harapan.

Penyaluran bantuan kepada fakir miskin dan disabilitas ini merupakan inisiatif rekan-rekan wartawan yang tergabung di Pesawat untuk meringankan beban warga kurang mampu dalam suasana bulan suci Ramadhan dan sedang dilanda wabah virus Corona ini.

“Semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutup Hendri (ren/tjo)

  • Difabel, disabilitas, atau keterbatasan diri (bahasa Inggris: disability) dapat bersifat fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, perkembangan atau beberapa kombinasi dari ini. Istilah difabel dan disabilitas sendiri memiliki makna yang agak berlainan.
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn

Berita Terkait