Alumni SMAN 1 Tanah Jambo Aye dan Yayasan SAPEFAM Salurkan Bantuan kepada Santri

acehbaru.com | Aceh Utara – Sebanyak 5 santri, masing-masing di 5 dayah di Aceh kembali menerima donasi dari Yayasan Santunan Penididikan Fakir dan Miskin (SAPEFAM), dalam beberapa hari terakhir. Minggu, 28 juni 2020

Para santri tersebut yakni Tgk Imam Syafi’i dari Dayah Darul Huda Lueng Angen Aceh Utara, Tgk Farhan dari Dayah Istiqamatuddin Babul Jannah Peusangan Bireuen, Tgk Muhammad Muktadir dari Dayah Malikussaleh Panton Labu Aceh Utara, Tgk Baihaki dari Dayah Raudhatul Ma’arif Cot Trueng Aceh Utara dan Tgk Syifauddin dari Dayah Darut Thalibin MESDA Nisam Aceh Utara.

Ketua Yayasan SAPEFAM Tgk Musliadi mengatakan, penyaluran donasi kali ini tidak hanya untuk jatah bulan Juni 2020 saja, namun juga untuk bulan Maret 2020 yang sempat tertunda karena wabah virus Corona (COVID-19), sehingga masing-masing santri mendapat senilai Rp1juta.

“Dalam menyampaikan amanah para donatur, kita terjun langsung ke dayah-dayah. Dan hari ini kita datang ke Dayah Darut Thalibin Mesda untuk menyalurkan donasi kepada Tgk Syifauddin,” katanya Tgk Musliadi, Minggu (28/06/2020).

Ia menambahkan, untuk bulan April dan bulan Mei 2020, tidak diberikan karena kondisi santri tidak sedang dalam menempuh pendidikan di dayah. Saat itu bertepatan dengan bulan Ramadhan dan libur hari raya Idul Fitri 1441 H. Mayoritas dayah di Aceh meliburkan santrinya.

“Sejak awal 2019, total sudah ada 8 santri yang menerima donasi. Kemarin itu ada santri Dayah Mudi Mesra Samalanga (Bireuen) dan santri Dayah Darul Huda Lueng Angen. Tapi karena mereka sudah sampai di kelas 7, maka donasi kita hentikan. Itu kesepakatan di yayasan,” ungkapnya.

“Alasannya karena santri di atas kelas 7 di dayah, kita anggap sudah mandiri. Artinya sudah mampu membiayai hidupnya sendiri,” tambah Tgk Musliadi.

Sementara satunya lagi, lanjutnya, merupakan santri Dayah Madinatuddiniyah Darul Huda Paloh Gadeng Dewantara Aceh Utara. Namun karena berhenti mondok, donasi pun dihentikan.

Para santri yang menerima donasi senilai Rp500 ribu/bulan adalah santri kelas 1 sampai kelas 7 yang benar-benar miskin atau yatim. Sebelum mereka terpilih, sudah lebih dulu diverifikasi latar belakang ekonomi keluarga dan kondisi tempat tinggalnya.

Tgk Musliadi menjelaskan, Yayasan SAPEFAM terdiri dari para alumni dayah, aktivis dan para pemuda yang bekerja secara sukarela mencari dan menyampaikan amanah para donatur, sehinggah para santri miskin atau yatim dapat terbantu dalam menempuh pendidikan di dayah.

“Alhamdulillah, penyaluran kali ini juga dibantu oleh para alumni SMA Negeri 1 Tanah Jambo Aye angkatan 2004. Kita sampaikan terimakasih kepada mereka dan seluruh donatur,” ujarnya. (azm)

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on linkedin
LinkedIn

Berita Terkait